Laman

07/02/10

AGRICULTURE FOR EDUCATION


Indonesia adalah negara agraris. Kenyataan bahwa Indonesia menjadi negara yang swasembada pangan merupakan tanggung jawab negeri ini untuk mempertahankan peningkatan mutu dari sektor pertanian. Sehingga tidak salah jika diekspektasikan di masa mendatang bahwa ahli pertanian akan sangat dibutuhkan.

Sektor pertanian yang berperan penting dalam pembangunan nasional memerlukan sumberdaya manusia yang berkualitas, andal, serta berkemampuan managerial, kewirausahaan dalam melaksanakan usahanya. Dengan demikian pelaku pembangunan pertanian mampu membangun usaha dari hulu sampai dengan hilir yang berdaya saing tinggi dan berperan serta dalam melestarikan lingkungan usahanya sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Sehingga penyuluhan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan pertanian, khususnya dalam pengembangan kualitas pelaku utama dan pelaku usaha. Penyuluhan pertanian adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumberdaya lainnya, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, effisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya. Sebagai kegiatan pendidikan, penyuluhan pertanian adalah upaya untuk membantu menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif bagi generasi penerus.

Pendekatan pada generasi penerus ini dapat dilakukan dengan memberikan inovasi pada pembelajaran konvensional yang selama ini telah diterapkan. Pembelajaran Agriculture dengan bentuk pembelajaran praktis membuat siswa akan lebih mengenal pertanian. Selama ini, terkesan generasi muda memandang remeh pertanian. Hal ini dikarenakan pendekatan pada aspek pertanian kurang dilakukan. Dengan adanya penerapan pembelajaran agriculture pada siswa terutama pelajar menengah ke atas maka kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang pertanian akan meningkat.

Menyadari akan kebutuhan peningkatan mutu sumber daya manusia di sektor pertanian maka salah satu sekolah internasional di Jember, SMA Negeri 1 Jember telah menerapkan pembelajaran agriculture. Pada pembelajaran tahun 2008/2009 pembelajaran agriculture diterapkan pada siswa kelas XI. Pembelajaran ini dilakukan dengan kerjasama POLITEKNIK Jember. Pembelajaran agriculture dilakukan selama 3 bulan. Dalam setiap kelas dibagi 6 kelompok dan setiap kelompok diberi lahan untuk diolah dengan tanaman sayur yang telah ditentukan. Selanjutnya siswa yang akan menanam, merawat, dan menikmati hasil dari praktek agriculture ini. Setelah pembelajaran secara praktek di lapangan, hasil pembelajaran ini dirangkum dan dibuat karya tulis ilmiah. Sehingga siswa mendapatkan dua pembelajaran sekaligus.

Hal ini merupakan pembelajaran yang inovatif karena menjadi pembelajaran yang efektif. Di samping itu siswa senang untuk melakukan pembelajaran ini. Terbukti dalam penelitian yang dilakukan penulis dengan koresponden siswa kelas XII yang telah melakukan pembelajaran agriculture ini, sebanyak 90,09% setuju jika pembelajaran ini dilakukan kembali pada pembelajaran tahun berikutnya. Menurut salah satu koresponden, Novita, pembelajaran agriculture yang diterapkan pada saat dia duduk di kelas XI ini telah membuatnya menambah pengalaman dalam bercocok tanam. Pengalaman ini menjadi pembelajaran terbaik untuk lebih mengenal bidang pertanian. Hal ini juga dikatakan oleh 52% koresponden yang mendapatkan pengalaman yang selama ini belum pernah mereka dapatkan. Selain pengalaman yang didapatkan, wawasan tentang bercocok tanam juga dapat diperluas. Hal ini juga yang dikatakan 28 % koresponden. Mereka mengatakan bahwa wawasan tentang pertanian mereka lebih baik dari sebelumnya, dan mereka juga lebih mudah untuk dipahami. Pernyataan ini juga dilontarkan Dwi dan Cita. Bahkan mereka juga dapat mengetahui susahnya untuk bercocok tanam sehingga sekarang mereka lebih menghargai petani begitu pula dengan 8 % koresponden lainnya. Ada juga pendapat sebanyak 12 % koresponden yang menyatakan bahwa pembelajaran agriculture ini dapat menmbah kekompakan antar siswa karena pembelajaran ini melatih siswa untuk bekerjasama. Bahkan menurut Bagus, korespoden yang menyatakan hal tersebut, kekompakan yang terjadi terus berlanjut. Dari berbagai pendapat koresponden ini dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran agriculture telah memberikan manfaat yang cukup banyak bagi siswa. Selain itu, perbaikan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian juga dapat dilkaukan. Tidak salah jika pembelajaran agriculture akan dapat menciptakan generasi yang berkompetensi di masa mendatang. Sehingga pembelajaran agriculture sebaiknya diterapkan di SMA Negeri lainnya mengingat manfaat yang didapatkan telah terbukti. Dan tentu saja jika SMA maupun SMK lain telah menerapkan pembelajaran ini maka peningkatan kualitas pertanian akan berkembang pesat.

Foto - foto pada saat praktik lapangan di lahan pertanian Poltek Jember













Penulis : Putri Nur & Angga Riswanda
Kelas : XII Ia 4

03/02/10

Outbond Refresh Our Mind

Bermain Outbound memang sangat mengasyikan. Apalagi hal itu dlakukan bareng temen.
Tapi apa saja sech yang harus dipersiapkan untuk mengikuti Outbound ?.
Outbound … ? Apaan tuh … ?
Orang pada bilang sih, aktivitas yang dilakukan di luar ruang (activity outdoor). Pembelajaran tentang pengembangan diri dengan cara bermain di alam terbuka.
Dengar aja dah dag dig dug der. Mungkin baru pertama kali dan masih sangat asing buat ngederinnya, boro-boro nglelakuin. Serem dan menantang juga nih. Nah, bagi kalian yang baru mau ikutan nge-outbound mungkin hal-hal di bawah ini bisa ngebantuin kalian buat persiapan agar dalam menjalani outbound tambah enjoy.

Pertama nech ,

Kita harus nyiapin mental. Nyatuin persepsi getoo loh … bahwa kita tuh sama semua sebagai Peserta. Pastinya hak dan kewajiban peserta dibagi sama, hehe … ga boleh nge”bos”. Truz siap-siap jantung lebih berdebar kencang, pada saat kita dikasih games yang agak berbau extreme. Woooow .. serem juga nech. Tapi kalo pas bagian games yang happy fun .. hahaha.. juga kita-kita. Jadi games yang akan diberikan perpaduan antara Fun dan Extreme. Mental dan cara berpikir sehat pasti akan kita perlukan.

Kedua nech ,

Yang ga’ kalah pentingnya dan pasti adalah persiapan Fisik kita. Bagaimana ga’ disiapin ?. Khan kita harus nglakuin aktifitas-aktifitas dalam outbound yang tentu saja dibutuhkan fisik yang cukup , biar bisa beraktifitas secara maksimal serta dalam kondisi pikiran yang enjoy .. Saran aja nech bro’ .. istirahat yang cukup sebelum melakukan aktifitas dan makan makanan yang bergizi.

Truz yang Ketiganya ,

Memakai pakaian lapangan yang enjoy , yang kalian punya. Kalo bias pake sragam. Biar nambah kompak dalam kerjasama tim ! . Eeiit … jangan lupa pake sepatu lho. Ato bias pake alas kaki untuk kegiatan outdoor. Biar kalo nglakuin aktivitas high rope dan aktivitas lain nga pada lecet-lecet tuh khaki..


Jangan lupa juga bawa obat-obatan bagi kalian yang punya sakit khusus(obatnya khan khusus untuk person yang bersangkutan). Bawa juga makanan padat kalori bagi kalian yang emang cepat kelaparan..hehehe. Air minum juga jangan sampai ketinggalan.

Keempat nech.. Bekal kepentingan pribadi.

Ngikutin apa yang dibilang fasilitator (istilah pemandu outbound), juga safety sesuai S.O.P. (Standar Operasional Prosedur). Tertib dan simak instruksi tiap-tiap game. Nah kalo kalian nginap di alam terbuka alias pake tenda, jangan lupa bawa baju penghangat dan sleeping bag (bagi yang punya lho..)

Yup, moga aja tips ini bisa bantu kalian untuk ikutan outbound dengan enjoy..se..enjoy-enjoynya serta ambil manfaat bagi kehidupan kalian. Bravo…





02/02/10

Agrowisata Teh Gunung Gambir , Jember


Perkebunan Gunung Gambir, 48 km Barat Laut Kota Jember, merupakan perkebunan teh sisa peninggalan Belanda. Dengan ketinggian 900 m diatas permukaan laut kawasan lereng Argopuro sangat ideal untuk teh bir (beer tea) yang diekspor ke Eropa. Dengan udara sejuk para wisatawan dapat menyaksikan langsung tanaman teh tahun 1918,1923 dan 1927 dan pemrosesan teh bir mulai pemetikan sampai pengeringan dan pengepakan bahkan khusus para wisatawan dapat menikmati beragam rasa teh dengan mencicipi 8 jenis teh produk Gunung Gambir. Disamping itu perkebunan teh ini dapat dijadikan sarana olah raga (tea walk). Fasilitas yang tersedia berupa areal perkemahan, akomodasi, kolam renang anak-anak dan lapangan tennis.
Jenis wisata
Minat khusus

Lokasi
Desa Gelang KecamatanSumber baru Kabupaten Jember

Jarak
+ 60 km arah barat kota Jember

Ketinggian lokasi
+ 1.200 m dpl

Suhu udara
21 – 27 ยบ C

Curah hujan
+ 100 mm/bln (tipe hujan B)

Kelembaban udara
siang 75 % malam 90 %

Daya tarik

1. Budidaya teh yang dikembangkan mulai tahun1918, budidaya teh hijau (green tea), kopi dan karet.
2. Pabrik pengolahan teh satu-satunya di Kab. Jember & Besuki.
3. (saat ini untuk pengolahannya sementara dilakukan di Pabrik Wonosari Malang)
4. Memiliki sejarah / mitologi “Dewi Rengganis” yang konon berkedudukan di sepanjang lereng gunung Argopuro, diperkuat dengan adanya Candi Kedaton di lingkup pegunungan Argopuro
5. Panorama alam yang indah dengan permukaan yang berbukit-bukit serta pabrik teh ditengah-tengah lembah dan perkebunan


Fasilitas

1. Paket kunjungan ke kebun teh dan pabrik pengolahan teh (tea package tour)
2. Tempat perkemahan
3. Joging trek
4. Lapangan tenis
5. Kolam renang
6. 13 kamar penginapan

Transportasi
Menggunakan kendaraan pribadi / sewa yang mempunyai jarak dari tanah ( ground clearance ) agak tinggi mengingat 10 km sebelum masuk lokasi merupakan jalan makadam/jalan tanah berbatu

RATUSAN WARGA JEMBER KAMPANYEKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN GAYA HIDUP SEHAT


Bupati Jember MZA Djalal bersama jajaran Muspida dan sekitar 200 orang warga masyarakat penggemar sepeda, menggelar kampanye Pelestarian Lingkungan Hidup dan Gaya Hidup Sehat, dengan bersepeda santai dari kota Jember menuju kota Sumenep Madura.

Sepeda santai yang diberi tajuk “Dari Jember Untuk Semua” itu, akan menempuh jarak sekitar 400 kilometer (km), dan diperkirakan akan ditempuh dalam waktu dua hari. Rombongan sepeda santai akan berangkat dari kota Jember pada hari Sabtu (16/1) dini hari, menuju kota Surabaya. Setelah beristirahat di Surabaya, dan akan kembali mengayuh pedal menuju kota Sumenep di Pulau Maudara.

Kegiatan bersepeda santai ini merupakan bagian dari kampanye peduli lingkungan hidup, untuk mengurangi emisi gas karbon. Bersepeda diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan transportai untuk menekan tingginya polusi gas karbon. Dengan bersepeda, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat untuk menekan angka polusi. Sehingga, dengan Bersepeda dapat menjadi bibit tumbuhnya rasa kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan.
“Kami ingin menyampaikan pesan, bahwa semakin sedikit penggunaan mesin berbahan bakar fosil, maka secara otomatis juga akan mengurangi jumlah karbon yang dilepas ke udara,” kata Djalal.

Tingginya komposisi karbon di udara ditengarai menjadi salah satu pemicu meningkatnya suhu bumi. Sehingga, dengan semakin sedikit jumlah karbon di udara maka peningkatan suhu bumi akan dapat dihambat.
Meningkatnya pemahaman tentang pentingnya menekan polusi dan kelestarian lingkungan dapat menjadi salah satu elemen penting dalam menghambat terjadinya pemanasan global (global warming). Pada akhirnya, bersepeda bisa memberikan kontribusi bagi pelestarian alam dan kondisi bumi yang lebih baik pada masa mendatang.
Kegiatan bersepeda ini juga menjadi Kampanye Kesehatan sebagai Gaya Hidup, untuk mencapai Indonesia Sehat 2010. Pemerintah dan warga masyarakat Jember penggemar sepeda, mencoba untuk mengaplikasikan slogan “Sehat Sebagai Gaya Hidup” sebagaimana visi Indonesia Sehat 2010.

Kesehatan merupakan salah satu aset terpenting dalam kehidupan manusia. Sedangkan bersepeda dapat menjadi pilihan olah raga yang murah untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk itu, rasa lelah dalam bersepeda menuju kota Sumenep madura itu, seakan terasa belum sebanding dengan berharganya kesehatan bagi manusia.
Selain itu, olah raga merupakan salah satu aktivitas yang secara tidak langsung juga dapat menumbuhkan jiwa sportif, pada para pelakunya. Sehingga, bersepeda, tidak hanya akan menyehatkan tubuh, tetapi juga dapat menyehatkan jiwa. Karena juga akan membentuk jiwa yang sportif.

Selain itu, kegiatan bersepeda santai dari Jember menuju Sumenep ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial, dan persaudaraan, baik antara para peserta sepeda santai, maupun bagi masyarakat secara umum. Dalam gerakan bersepeda santai yang bertajuk “Dari Jember untuk Semua” ini dimaksudkan bahwa masyarakat Jember, dan Jawa Timur, serta seluruh lapisan masyarakat Indonesia merupakan satu saudara, dibawah naungan Negara Republik Indonesia.

Dengan bersepeda, warga Jember akan menyapa dan menghampiri warga masyarakat Jawa Timur yang bertempat tinggal di beberapa kabupaten dan kota yang dilintasinya. Secara tidak langsung warga Jember berupaya membangun silaturrahmi dengan warga masyarakat Jawa Timur lainnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More